Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Tempat Parkir Virtual, kumpulan cerita & foto amatir blog-indonesia.com'/

Homewilujeng sumping - welcome on boardNov 3, 2004
Welcome to Cikko Majesta's MP site ! ..
pokoknya mangga, silakan diteruskan... anggap aja rumah sendiri ;p

Hatur nuhun
ويلسيتي جيولوجي ... wellsite Geologe .. geólogo do wellsite .. geólogo del wellsite .. wellsite geologist .. geologo del wellsite .. géologue de wellsite .. kuncen penjaga sumur .. скважины, геолог ..

NoteJul 8, '10 6:21 AM
for everyone


Photo AlbumBraga Festival 2009 - Bandoeng, 27 Desember 2009Dec 29, '09 11:19 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumField Trip daerah Padalarang (bagian 2-selesai)Nov 25, '09 7:55 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumFoto Panorama Perbukitan Gamping - PadalarangNov 24, '09 3:13 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Field trip dan lomba foto dalam rangka memperingati 50 tahun berdirinya GEOLOGI UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG, dilaksanakan di daerah perbukitan gamping Gunung Hawu, Gunung Pawon, Pasir Masigit dan Stone Garden - Padalarang, 22 November 2009


http://majesta.multiply.com/photos/upload-ajax/48

Photo AlbumENI Family Gathering @ Puncak Pas - 15 Nov 09Nov 16, '09 1:54 AM
for everyone

Blog EntryOct 8, '09 10:04 PM
for everyone

Nissan Motor menampilkan suatu yang unik pada Tokyo Motor Show 2009, perpaduan antara mobil, motor dan pesawat terbang, yakni Land Glider. Mobil "Green Car" yang berpenumpang dua tersebut, jika dikendarai pada tikungan jalan akan miring seperti mengendarai motor, tapi dengan setir berupa tuas, maka mengendarainya seperti sebuah pesawat terbang.

Zero emisi karena Nissan menggunakan mesin listrik, dengan lebar yang hanya 3,6 feet (109 cm) dan berat yang sangat ringan, Land Glider mudah bermanuver, pada dash boardnya terdapat layar video yang terhubung dengan kamera yang dipasang di sekelilingnya.

http://www.mobilku.com/?p=9003&id=8417








Blog EntryOct 6, '09 10:17 PM
for everyone
 
Bengkulu
    Oleh NINOK LEKSONO

    KOMPAS.com — Gempa bumi, (letusan) gunung berapi, dan tsunami sejak lama menimbulkan ketakutan dan (sekaligus) kekaguman dalam pikiran manusia, melahirkan mitos, legenda, dan banyak film bencana Hollywood. Kini, teknologi maju memungkinkan kita berlatih, mengukur, memantau, mengambil sampel, dan mencitra Bumi dan gerakannya seperti belum pernah terjadi sebelumnya…. (Dr Ellen J Prager, ”Furious Earth”, 2000)

    Gempa demi gempa terkesan semakin rajin menyambangi Tanah Air. Di tengah era informasi dan maraknya industri media, serba hal mengenai gempa pun hadir ke jantung rumah tangga. Orang tua, orang muda, dan anak-anak yang selama ini kurang (atau bahkan tidak) memerhatikan soal-soal gempa kini banyak yang terpaku lama menyaksikan reportase dari wilayah bencana melalui TV atau membacanya di media cetak dan online.

    Mula-mula yang muncul adalah ketakutan, membayangkan bagaimana kalau gempa terjadi di kotanya sendiri. Tentu selain itu juga rasa prihatin dan peduli atas bencana yang terjadi. Berikutnya, dari rasa peduli dan takut tadi muncul pula rasa ingin tahu tentang berbagai segi, menyangkut penyebab-penyebab terjadinya gempa, mana saja daerah yang rawan gempa, apakah gempa dapat diramalkan, atau bagaimana cara mengurangi akibat mematikan gempa.

    Barangkali itu awal yang menarik bagi tumbuhnya minat terhadap ilmu-ilmu yang terkait dengan kegempaan, yang sebagian ada di ilmu geologi, juga di cabang-cabangnya, seperti seismologi, dan juga di geofisika. Harus diakui, hingga belum lama ini, ilmu tersebut masih sering dilihat dengan sebelah mata, sebagai ilmu yang kering dan kurang banyak manfaatnya untuk dipelajari.

    Kini, dengan sering terjadinya gempa dan semakin tumbuhnya kesadaran bahwa Tanah Air berada di jalur gempa dan gunung api yang dikenal sebagai Cincin Api, masyarakat semakin menyadari pentingnya ilmu-ilmu di atas.

    Memang gempa tak akan memusnahkan bangsa Indonesia, kecuali mungkin yang disebabkan oleh gempa dan tsunami kosmik akibat wilayah Nusantara ditumbuk oleh asteroid atau komet besar. Namun, terus-menerus diguncang gempa—apalagi bila tanpa pembelajaran memadai untuk meminimalkan dampak—bisa menguras tenaga dan pikiran bangsa. Belum lagi harus diakui, ada kerugian materiil yang amat besar tiap kali terjadi gempa (atau letusan gunung berapi), plus biaya rehabilitasi dan rekonstruksi.

    Melalui cinta ilmu geologi, pemahaman dan kearifan akan sifat dan perilaku Bumi meningkat. Berikutnya, risiko bencana dapat dikurangi, korban dapat diminimalkan, dan kerugian harta benda dapat ditekan.

    Ilmu kebumian

    Fokus bahasan kita kali ini pada ilmu geologi, yang mempelajari komposisi, struktur, proses, dan sejarah Bumi. Ilmuwan yang mendefinisikan geologi adalah Sir Charles Lyell pada tahun 1830. Semenjak saat itu, studi geologi diperluas sampai ke planet-planet lain dan satelitnya, yang lalu dikenal sebagai geologi keplanetan. Ada banyak cabang dalam geologi, antara lain geofisika, yang mempelajari fisika Bumi.

    Melalui ilmu inilah orang mengenal lapisan-lapisan yang ada di Bumi, yakni kerak atau kulit, lalu mantel, dan inti. Kerak bumi yang berwujud lempeng-lempeng ini rupanya telah bergerak ke sana-sini di permukaan Bumi setidaknya sejak 600 juta tahun terakhir—dan bisa jadi sejak beberapa miliar tahun sebelumnya (New York Public Library Science Desk Ref, 1995). Sekarang ini, setiap lempeng bergerak dengan kecepatan berbeda-beda, di antaranya ada yang dengan kecepatan 2,5 sentimeter per tahun.

    Para ilmuwan yakin, pada masa lalu, sekitar 250 juta tahun silam, ada benua besar atau superkontinen yang dinamai Pangaea (Nama Pangaea diusulkan oleh geolog besar Alfred Wegener tahun 1915). Sekitar 180 juta tahun lalu, superkontinen ini pecah, menjadi Gondwanaland, atau Gondwana, dan Laurasia. Gondwana adalah kontinen hipotetis yang dibentuk dari bersatunya Amerika Selatan, Afrika, Australia, India, dan Antartika. Sementara Laurasia tersusun dari Amerika Utara dan Eurasia. Sekitar 65 juta tahun silam—masa sekitar punahnya dinosaurus—kedua kontinen itu mulai berpisah, perlahan-lahan membentuk tatanan seperti yang kita lihat sekarang ini.

    Ada prediksi menarik: dalam 50 juta tahun dari sekarang, pantai barat Amerika Utara akan robek dari daratan utama (mainland), dan—ini dia—Australia akan bergerak ke utara dan bertubrukan dengan Indonesia. Sementara Afrika dan Asia akan terpisah di Laut Merah.

    Riwayat menarik


    Kini, ketika kita semakin mengakui pentingnya ilmu-ilmu alam, kebumian, baik juga dipikirkan cara untuk mengembangkan minat. Jangan sampai ironi yang ada sekarang ini berkepanjangan, di mana negara di Cincin Api hanya memiliki sejumlah kecil ahli, seperti hari-hari ini kita baca profilnya di harian ini. Mereka bekerja di sejumlah lembaga pendidikan dan penelitian seperti ITB, UGM, LIPI, dan BPPT.

    Dengan frekuensi berita gempa yang tinggi akhir-akhir ini, terungkap pula sejumlah istilah dan teori fundamental dalam geologi, seperti intensitas gempa dalam skala Richter dan tentang lempeng tektonik.

    Demi masa depan

    Sebagaimana studi tentang hutan, iklim, atau vulkanologi, ilmuwan ahli gempa Indonesia punya peluang besar untuk berkontribusi dalam sains yang hebat ini karena Indonesia sering disebut sebagai laboratorium alam yang unik. Sumbangan ilmiah ini maknanya tidak saja sebatas pemerkayaan ilmu pengetahuan, tetapi juga terkait dengan masa depan manusia.

    Dalam jangka dekat, peminat dan ilmuwan ahli gempa mungkin masih merasa tertantang untuk menjawab pertanyaan fundamental seperti ”dapatkah kita meramal terjadinya gempa?”

    Saat ini jawabannya adalah ”mustahil” bila yang dimaksud adalah meramal ”hari, tanggal, dan jam berapa gempa akan terjadi”. Karena yang bisa diketahui baru wilayah mana yang akan terancam gempa dalam kurun 20-30 tahun mendatang, sebenarnya pekerjaan sudah menanti untuk menyiapkan segala sesuatunya. Tujuannya tidak lain untuk meminimalkan potensi kerusakan akibat gempa.

    Mari kita sambut tantangan ilmu geologi untuk semakin memahami Bumi dan segala aktivitasnya. Kita yakin, dengan semakin bertambahnya ahli gempa, akan semakin nyaring suara yang mengingatkan bangsa Indonesia untuk selalu siaga menghadapi pergerakan lempeng tektonik jauh di bawah sana.

    Photo AlbumHalal bihalal keluarga Sukanda, BDG 26 Sep 09Sep 30, '09 11:31 PM
    for everyone
    ddd
    dThumbnaild
    ddd
    Kediaman keluarga Om Ucu - Tante Etih + Luna-Luni-Lucky

    Photo AlbumTari Kecak / Kecak Dance BaliSep 18, '09 3:31 AM
    for everyone
    ddd
    dThumbnaild
    ddd
    Tari kecak
    photo's & copyright : Cikko
    Location : Tanah Lot Bali
    Lens : G lens super zoom 28 - 560 mm
    aperture : f/2.8 - f/5.2

    Photo AlbumJust Athar FathallahSep 18, '09 12:28 AM
    for everyone
    ddd
    dThumbnaild
    ddd
    Athar Fathallah Arya Putra Majesta

    ddd
    dThumbnaild
    ddd
    Thanks to Diana & Arvin...

    ddd
    dThumbnaild
    ddd

    ddd
    dThumbnaild
    ddd

    Photo AlbumJust Farel MusyaffaSep 8, '09 9:58 PM
    for everyone
    ddd
    dThumbnaild
    ddd

    Photo AlbumTari Barong BaliSep 1, '09 1:00 AM
    for everyone
    ddd
    dThumbnaild
    ddd

    Photo AlbumA Few ex Duri fasting break @ Everfresh JakartaAug 28, '09 2:22 AM
    for everyone
    ddd
    dThumbnaild
    ddd


    Blog EntryMay 1, '09 10:21 PM
    for everyone

    punya rumah jauh yang mengandalkan jalan tol tiap harinya akan merasa hidup semakin susah

    -----------------------------------------------------------------------------------

    Tarif Tol Naik Lagi Setelah Pilpres
    Suhendra - detikFinance

    Bandung - Pemerintah melalui Departemen Pekerjaan Umum (PU) tengah menyiapkan rencana kenaikan tarif tol pada bulan Agustus 2009.

    Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Nurdin Manurung dalam acara media gathering di, Bandung, Jumat malam (1/5/2009).

    "Saya sudah lapor dengan pak menteri mengenai persiapan, di Agustus kita sudah siap," jelasnya.

    Menurut Nurdin penyesuaian kenaikan tarif tol merupakan bagian dari kesepakatan dalam perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) yang menyebutkan bahwa kenaikannya tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali mengikuti laju inflasi.

    Sayangnya Nurdin tidak merinci lebih lanjut ruas tol mana saja yang akan mengalami kenaikan dan berapa kenaikannya.

    Menurutnya, kenaikan tarif pada periode Agustus itu tidak ada kaitannya dengan penyelenggaraan pemilu presiden (pilpres) 2009. Hal ini murni dari kesepakatan dalam
    ketentuan PPJT antara pemerintah kepada badan usaha jalan tol (BPUT) atau operator tol.

    "Jalan tol dibangun oleh swasta dijamin oleh pemerintah saya membaca PPJT saya lihat tidak  ada pilpres. Disana hanya ada ketentuan  kenaikan tarif dan SPM (standar pelayanan minimum)," katanya.

    Dikatakannya pemerintah tidak akan ingkar janji apa yang sudah dijanjikan dalam kesepakatan PPJT, termasuk mengenaik penyesuaian tarif tol. Jika tidak dilakukan maka akan dikenakan sanksi, begitu pula dengan kewajiban bagi para pengelola jalan tol yang harus memenuhi standar pelayanan minimum (SPM) jalan tol.

    "Kalau ada kenaikan tarif per dua tahun, ini sudah keharusan dalam kontrak. Setiap dua tahun sekali sesuai dengan laju inflasi," kilahnya.


    Blog EntryApr 3, '09 10:31 PM
    for everyone
    26 Maret 2009
    Berapa Sih Gaji Anggota DPR?
    Diarsipkan di bawah: Politik — greata @ 12:23
    http://majesta.multiply.com
     
    Pemilu 2009 adalah pemilu terbanyak yang melibatkan caleg atau calon legislatif, sebenarnya berapa sih gaji dari anggota DPR? Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu Rutin perbulan, Rutin non perbulan dan Sesekali.
    Rutin perbulan meliputi :
    * Gaji pokok : Rp 15.510.000
    * Tunjangan listrik : Rp 5.496.000
    * Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
    * Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
    * Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000
    * Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000
    * Total : Rp 46.100.000/bulan
    * Total Pertahun : Rp 554.000.000
    Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan Nonbulanan atau Nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni.
    * Gaji ke-13 : Rp 16.400.000
    * Dana penyerapan ( reses) : Rp 31.500.000
    Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu:
    * Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan
    * Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU
    Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787..100.000. Woww.. pantas jika mereka mengejar kursi DPR, belum lagi dana pensiunan yang mereka dapatkan ketika tidak lagi menjabat.
     
    Sumber: Milis Alumni Thawalib
    Penulis: Abrar Ismardi (University Kebangsaan Malaysia)



    Pages:1234567